Rabu, 25 Maret 2015

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Link to Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff

Langsung Disabled Ad Payment di Detik ke-1!

Posted: 24 Mar 2015 07:33 AM PDT



Jika Anda pernah mengalami disabled ad account di akun facebook iklan Anda yang Anda gunakan di browser device Anda, berhati-hatilah, karena jika Anda mencoba men-submit source payment yang baru di akun facebook yang baru di device yang sama, facebook akan mendeteksinya dan pada detik ke-1 setelah Anda input data source payment ke bagian payment method hati-hati, notifikasi disabled payment menghantui, walau Anda menggunakan CC baru (fresh).




Minggu, 22 Maret 2015

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Link to Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff

Skema Bidding dan Budgeting Facebook Ads vs Adwords Agar Iklan Lebih Efisien

Posted: 21 Mar 2015 09:07 AM PDT


Dalam matematika kita tau bahwa 2+2 = 4 atau misalkan perhitungan lain 2x3=6, dan perbandingan lurus lainnya. Kali ini kita akan bermain Angka dalam 2 Channel Paid Advertising yang menjadi penyumbang para bos dan CEO Facebook dan Google semakin kaya raya, Facebook Advertisement dan Google Adwords. Dan tentunya hukum matematika di atas tidak berlaku dalam hal ini.

Budgeting Facebook Ads and Adwords

Pengaturan budget dalam iklan facebook, dapat di atur berdasarkan harian (daily), atau lifetime, konsep dasar yang perlu diperhatikan adalah budget kita ter-spent ketika kita menikmati performa iklan, dalam hal ini tampilan (menjangkau audience = reach, jika kita memilihi berdasarkan peng-optimalan tampilan ke audience (impression)) atau juga berdasarkan click (jika pengoptimalan iklan kita memilih menggunakan click = cost per click). Apapun itu konsep dasarnya adalah demikian:
Facebook Mengacu pada Anggaran Budget dalam Ad Set


Jika Anda masih bingung terhadap konsep di atas, perhatikan contoh berikut: Fulan diberi waktu 1 hari untuk menghabiskan uang 1jt untuk membeli buah dengan nama buah berawalan huruf B, dengan catatan 1 jenis buah harus dibeli maksimal 10 buah. Mungkin Fulan akan bergerak cepat karena dia tahu bahwa itu tugas yang agak sulit yaitu menghabiskan dan harus habis 1jt itu dengan task demikian. In case, waktu yang diberikan sama, namun anggaran dikurangi menjadi 100rb, tentu dia akan lebih santai, lebih teliti, lebih maksimal memilih buah yang ingin dia beli, karena budget yang dihabiskan hanya 100rb.



Pada 2015, pengaturan menaik-turunkan budget ada pada ad set, tidak seperti awal 2014 silam, hal ini dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya jika ingin lebih efisien terhadap budget, maka alokasikan sedikit budget pada ad set. Ya! tentu itu berimplikasi pada result yang dihasilkan, tentu budget sedikit resultnya juga sedikit, kita permisalkan untuk jenis-jenis iklan facebook berikut:

Ads | Result:
- Page likes: like
- Boost Post: page post engagement
- Website click: click

result berupa like, page post engagement, serta click mungkin akan berkurang, namun jika kita hitung berapa rupiah/USD yang kita dapatkan per result tersbut, misalkan pada jenis iklan Page Likes adalah harga per like, dalam jenis iklan lain berarti harga per page post engagement, harga per click, dst. Ini akan efisien, namun jika muncul pertanyaan, jika ingin result yang banyak lantas bagaimana? Anggap saja, kita diberi target meningkatkan Page Likes 1000 dalam 1 hari, dengan budget kecil per ad set misalkan 2$ itu akan sulit untuk mencapai goal tersebut. Ya! Tentu dengan memperbanyak ad set-nya atau menduplikasinya, atau dapat juga sekalian test (split test) dengan audience yang berbeda.

Contoh:

Campaign A:
Ad set 1, Audience usia 25-28, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 75,-
Ad set 2, Audience usia 29-32, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 50,-
Ad set 3, Audience usia 33-36, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 55,-
Ad set 4, Audience usia 36-40, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 65,-
----------------------------------------------------------  +
Total budget (daily)                                       8$

berbeda dengan 1 campaign dengan 1 ad set dengan anggaran 8$ sekaligus. Misal cost per engagement Rp. 115,-

In case:



Demikian adalah konsep dasar agar budgeting lebih efektif pada iklan facebook, yang pada dasarnya ketika kita sediakan budget, kemungkinan akan terserap habis. Pengguna facebook di Indonesia ada berapa? Sekitar 50jt atau 1/5 dari jumlah penduduk di Indonesia, dengan ini para advertiser dapat menarget dengan berbagai varian targeting. Bagaimana dengan skema Iklan Google? Mari kita simak.

Pada iklan google yaitu adwords bekerja dan budget terserap ketika terdapat audience yang click iklan kita, selama iklan adwords di Google tidak diklik, kita tidak mengeluarkan budget, oleh karena itu tingkat rendah-tinggi nya klik juga dipengaruhi oleh banyak tidaknya searches pada Google pada keyword tertentu yang kita bidik pada iklan, oleh karena itu budget yang kita alokasikan tidak sepenuhnya akan habis, hal ini salah satunya bergantung pada searches di atas. Pada Search Engine Result Page (SERP) hanya terdapat beberapa slot iklan adwords dan dengan ini membuat sebuah persaingan harga pasar dan memunculkan sebuah equilibirum pada bidding iklan, oleh karena itu terkadang harga penawaran klik pada suatu kata kunci bergantung pada kompetitifnya kata kunci tersebut, makin kompetitif makin tinggi rate per klik nya. Rate yang kompetitif mimiliki banyak penyebabnya, salah satunya adalah banyaknya advertiser, dan terbatasanya slot iklan adwords, hal ini menimbulkan perang harga lelang (bidding). 

Konsep dasar yang perlu ditekankan adwords:

Ibarat seperti lelang (auction), yaitu di awal naikan bid (penawaran harga per klik yang besar), dengan budget yang kecil, ketika iklan mulai berjalan dan perang harga terjadi hari demi hari, kita mulai menurunkan bid per klik-nya, dan menaikan alokasi budget, pada akhirnya kita akan mendapatkan harga per klik yang sangat efisien.

Contoh:

Hari 1: Bid 4000,- / click, Anggaran 25.000, Realisasi harga per click 3000,-, Budget terserap habis
Hari 2: Bid 3000,-/ click, Anggaran 50.000, Realisasi harga per click 2000,-, Budget terserap habis
Hari 3: Bid 2000,-/ click, Anggaran 100.000, Realisasi harga per click 1500,-, Budget terserap 60rb
Hari 4: Bid 1500,-/click, Anggaran 200.000, Realisasi harga per click 1200,-, Budget terserap 70rb
Hari 5: Bid 1000,-/click, Anggaran 400.000, Realisasi harga per click 700,-, Budget terserap 75rb
dst,

Catatan bahwa walaupun budget semakin besar, bid semakin kecil, Google tidak menghabiskan alokasi budget yang kita setting, karena sebatas jumlah searches pada kata kunci di iklan kita. Jadi misal walaupun di contoh itu Hari 5 anggaran sejumlah 400rb, namun belum tentu habis, jadi jangan khawatir, dan pasanglah budget tinggi, namun budget tinggi sebaiknya berproses dari awalnya rendah di awal waktu.

Sekian, skema budgeting antara facebook ads dan adwords. Semoga bermanfaat, jangan lupa share artikel ini ke teman Anda...




Senin, 16 Maret 2015

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Link to Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff

Iklan Aktif Disetujui Tapi Tidak Jalan? Begini Pendapatku....

Posted: 15 Mar 2015 08:03 AM PDT

Hi Stuffers, ketika Anda belum pernah beriklan di facebook, sebaiknya jangan baca ini, tapi googling-lah cara beriklan di facebook. Bagi yang sampai akhir-akhir ini kalian masih melakukan kegiatan advertising di facebook via facebook ads, mungkin hal ini pernah terjadi, atau bahkan sering, ya, bukan sekedar kamu aja, tapi saya juga pernah mengalami yang demikian.



Orang menyebutnya FREEZE..

Ketika kita sudah submit iklan facebook, dan sejenak menunggu iklan diterima atau ditolak, terasa senang ketika ada notifikasi iklan disetujui, namun kadangkala kenapa kok iklan aktif, namun tidak jalan-jalan (running/spent budget secara full atau bahkan tidak spent sama sekali). 

Ada beberapa pendapatku, ya sekedar pendapat, kita di negara yang bebas mengemukakan pendapat, namun pendapatku sudah aku testing-testing terlebih dahulu..., berikut beberapa poin;

1. Payment Failed; gagal bayar, ya usahakan jangan sampai kita gagal bayar di facebook ads, baik karena limit CC, saldo paypal kurang, saldo VCC kurang, coupon FB tidak memenuhi, dll, intinya sediakan saldo yang mana melebihi anggaran iklan. Terjadinya gagal bayar, apalagi berulang kali membuat sebuah reputasi yang buruk pada account history kita. Untuk menanggulangi hal ini, kita bisa berinisiatif untuk membayar sesuai dengan kapan yang kita inginkan dengan click tombol "Pay Now"  di menu billing/tagihan dengan catatan saldo source payment tersedia.

2. Usual activity; ya, aktivitas yang usual (biasa), yaitu sebagai pengguna facebook secara normal, usahakan waktu yang Anda habiskan di facebook profile lebih banyak daripada di ads manager, entah Anda melakukan aktivitas normal pengguna facebook seperti like, comment, share, play games, check in, dll. Ketika waktu kita lebih banyak di dashboard facebook ads, reputasi akun kita seperti facebook yang cuma dibuat ngiklan aja, bukan sebagai media ber-social di social media. Untuk menanggulangi hal ini tentu kita harus ber-social.

3. Source Payment itu Ga Ngaruh; ya, baik CC, VCC, Paypal itu ga ngaruh apakah tahan freeze atau tidak, semua bisa terjadi, dan saya mengalami demikian, dengan ini kita dituntut lebih bijak, lebih humanis dalam poin 1 dan 2.

Ini sedikit sharing dari +Nofi Bayu Darmawan , mungkin ada yang mau menambahkan silakan, akan saya update lebih lanjut, sebenernya ada lagi, tapi saya inget-inget dulu, lupa euy..




 



Sabtu, 07 Maret 2015

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Link to Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff

Business Manager Facebook Bersifat Stand Alone, Bagaimana Perlakuannya?

Posted: 06 Mar 2015 03:19 PM PST

Seperti halnya fanpage, Business Manager bersifat Stand Alone, artinya dapat berdiri sendiri, dapat dipindahkan, dan tidak bergantung pada siapa pembuatnya. Yup, oleh karena itu 1 facebook account dapat mempunyai lebih dari 1 Buisness Manager, jika digunakan dengan bijak sebenarnya ini sangat bermanfaat untuk facebook marketer terutama jika ingin menggunakan layanan paid marketing via iklan facebook. Pada dasarnya jika Business manager dalam keadaan good standing, 1 Business Manager dapat memuat minimal 10 Ads Manager, dan itu cukup dengan 1 source payment untuk budgeting ads-ads manager yang ada di dalamnya. Jika business manager sudah mulai Bad Standing (banyak ads manager di dalamnya yang error karena 1 dan lain hal), maka tidak dapat create ads manager baru. Jika Ads manager full sudah tidak bisa terpakai semua, Anda dapat menciptakan business manager baru untuk dapat beriklan di dalam ads manager di business manager baru tersebut.

Di dalam Business Manager, Anda dapat menambahkan admin (People) dalam artian, ketika ditambahkan Anda dapat memvalidasi wewenang dia di business manager tersebut.  Adapun jika menambahkan sebagai Business Manager Admin, artinya Anda sepenuhnya membagi kepemilikan aset-aset yang ada di business manager itu, misal di dalamnya terdapat beberapa fanpage dan ads manager account kepemilikan pun mengikuti. Pun juga dapat me-remove Business manger admin yang lama, artinya kepemilikan full menjadi business manager yang baru.

Anda juga dapat menambahkan business manager employee, dengan wewenang terbatas tentunya. Hal-hal mengenai pengangkatan role pada business manager ini dapat Anda temukan di menu "People" di Business Manager.





Kesimpulannya, jika dipergunakan dengan bijak ini akan sangat membantu advertiser. Anda dapat membuat business manager untuk optimasi iklan Anda, untuk lebih aman, dengan mengelola beberapa ads manager, pun juga jika sudah tidak bisa digunakan dengan membuat business manager yang baru, dengan catatan Anda tidak ter-flag sebagai facebook account yang disabled ads managernya.




 

Senin, 02 Maret 2015

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Link to Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff

Disable Ad Account Facebook Yang Menghancurkan Rencana Iklanmu!

Posted: 01 Mar 2015 02:55 PM PST

Tahun 2015 memang tahun yang gegap gempita bagi para advertiser facebook, bagaimana tidak, di bulan Januari-februari facebook mungkin sedang menyempurnakan sistemnya, sehingga security nya sangat sensitif. Di periode itu banyak terjadi ads manager error (AME), disabled ad account (Permanently Disabled), dan freeze (Not Running).

Baik dari sisi, payment, trusted dll, periode itu sangat sensitive sekali si robot nya facebook. Nah, ada hal yang menarik jika 2015 kita perhatikan. Facebook makin ketat security terhadap ads manager, hal yang membuat saya kaget adalah terkait Disable Ad Account, jika ads manager terkena disable ad account, maka akan susah untuk memulihkannya, terlebih lagi jika ads manager di facebook profile kita artinya itu terjadi juga di ads manager-ads manager di business manager yang dibuka melalui akun facebook profile itu, ya artinya jika kita membuka ads manager manapun baik dari facebook profile, business manager, ads manager hasil dari account kita diangkat admin, semuanya tidak bisa.




Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menghimbau dengan tegas bahwa, berhati-hatilah menggunakan facebook ads manager profile Anda jika masih aman-aman saja. Hal yang aman dilakukan adalah menggunakan business manager (business.facebook.com), karena error yang terjadi pada business manager itu hanya pada salah satu ads manager dan tidak berdampak sistemik ke ads manager lainnya. Artinya, Anda dapat membiarkan saja facebook ads manager profile Anda, dan beriklan dengan ads manager di business manager, dengan ini InsyaAllah aman-aman saja. Jika ads manager profile tidak ada masalah, business manager aman-aman saja. Jika ads manager facebook profile AME, business manager juga aman-aman saja, namun jika ads manager profile disabled maka akan berdampak sistemik. 

Dan menariknya jika kita soroti, business manager bersifat stand alone, sehingga fleksibel, nantikan pembahasan selanjutnya.



 

Kamis, 29 Januari 2015

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Link to Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff

Apakah Anda Merindukan Tulisan Nofi Bayu Darmawan?

Posted: 29 Jan 2015 01:57 AM PST

Di bulan Januari 2015, Nofi Bayu Darmawan sibuk menyelenggarakan pra, pernikahan, dan pasca-nikah. Oleh karena itu belum menyempatkan wkatu kembali menulis di blog ini. Nanti inspirasi-inspirasi menarik lainnya di Februari nanti. Komen di post ini atau reply di email (jika kamu membaca ini via email) apakah kamu menunggu-nunggu tulisan berikutnya.

See you


Kamis, 01 Januari 2015

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Artikel Menarik Terbaru dari FanspageID! Silakan Cek!

Link to Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff

2015, Apa yang Harus Kita Perbaiki dalam Marketing di Facebook?

Posted: 31 Dec 2014 10:31 PM PST

Facebook dalam kurun waktu tahun 2014 mengalami perubahan yang sangat frekuentif, namanya juga sebuah platform, oleh karena itu perusahaan mereka selalu mengupdate apa yang dianggap paling ideal bagi para penggunanya (user-facebooker). Bagi para pemasar internet hal ini berimbas pada technical nya, adapun strategi dari kurun tahun ke tahun yang namanya marketing tidak jauh berubah, akan tetapi technical lah yang diupayakan menyesuaikan sebuah platform.




Ada beberapa hal-hal yang menjadi public enemy bagi facebook marketer yang tergolong tantangan besar di tahun 2014:

1. Alogaritma Edgerank Berubah Signifikan

Channel dalam facebook marketing salah satunya yaitu fanpage facebook, sebagai tempat dimana sebuah brand berkomunikasi dengan audience, tentunya ingin ketika makin banyak audience yang dijangkau melalui fanpage facebook tersebut publikasi content akan semakin luas dan ber-impact pada interaksi ataupun conversation makin intens dengan fans, content jualan pun bisa menjangkau makin banyak pemirsa. Namun, dengan berbagai pertimbangan 1 dan lain hal, facebook terus memperbaiki rumus alogaritma ini. 

Hal yang membuat kebanyakan brand mengeleuarkan effort lebih, bahkan banyak juga big brand yang meng-counter kebijakan facebook ini karena dipandang reach (jangkauan) terhadap fans di fanpage turun drastis. Dalam hal ini data menunjukan kurang dari 5% jangkauan rata-rata sebuah fanpage dari total fans yang sudah ter-koneksi "liked a page", bahkan bisa jadi s.d 1-2%, bahkan ada juga yang sangat fantasitis jangkauannya sangat besar itu bergantung dari content yang dipublikasikan apakah mengundang interaksi atau tidak.

Hal ini menyebabkan banyak marketer yang berpikir dua kali, apalagi untuk marketer pemula atau pebisnis online yang masih menghitung-hitung cost marketing mereka untuk membangun sebuah fan base di facebook dengan mengumpulkan fans di facebook page (Page Likes), karena bisa jadi ketika maintenace yang tidak maksimal membuat cost yang sudah diinvestasikan akan sia-sia, bayangkan jika sudah membangun ratusan ribu fans namun jangkauan tidak maksimal, padahal sudah menggelontorkan dana yang tidak kecil.

Oleh sebab di atas, maka makin banyak marketer yang melakukan hal di poin 2.

2. Ketergantungan Akan Iklan Facebook

Minggu kemarin saya bertemu client saya yang sudah pernah saya training, dia mengemukakan bahwa "Klo ga ngiklan, ga ada jualan mas.., dan iklan akhir2 ini sepi penjualan", setelah saya analisa ada beberapa hal yang menyebabkan alasan tersebut. Di tahun 2014 ini internet marketer sudah mulai bermunculan dengan persebaran dimana-mana, dengan banyaknya edukasi baik berbayar maupun gratis seperti di +Fanspage ID  ini, ilmu-ilmu internet marketing lainnya yang tersebar di berbagai blog, makin seringnya jumlah workshop/seminar terkait internet marketing di Indonesia, sebenernya trend positif ini sangat bagus sekali, artinya mulai banyak yang aware untuk meningkatkan akselerasi marketing nya di internet yang selama ini mungkin sangat lambat marketing nya jika dijalankan via offline saja.

Di lain hal, ini menciptakan munculnya juga marketer-marketer baru, yang siap akan ilmu internet marketing namun biasanya bingung dalam hal produk dan bisnis-nya, oleh karena itu kebanyakan me-marketingkan produk yang sedang-trend dipasarkan oleh marketer lainnya, pun di marketing kan dengan iklan (paid advertising) karena terbilang cepat bisa kelihatan impact atas cost yang diinvestasikan.

Dengan ini menyebabkan pemetaan market netizen di Indonesia dengan posisi internet marketer yang semakin banyak, dan beberapa  yang ber-compete (kompetisi) dalam market yang sama, bahkan produk yang sama, menyebabkan semakin banyak pemancing dalam 1 kolam, jika umpan-umpannya itu-itu saja ikan akan lebih memilih pemancing yang umpannya lebih menggiurkan, artinya, tingkat kompetisi semakin tinggi, dengan semakin banyaknya pebisnis yang mulai teredukasi di bisnis online ini. Oleh karena itu janganlah sekedar ketergantungan akan iklan berbayar, itu bukan hal yang tercela tapi gunakanlah itu tidak hanya sekedar mengejar transaksi, mendapatkan buyer baru, produk dikirim, dan selesai, dan mencari new customer lagi dan berputar terus pola seperti itu. 

Beriklan itu juga dilihat dari sudut pandang lain, yaitu membeli data, data calon customer seperti apa, bagaimana mereka-mereka yang berinteraksi terhadap konten kita, bagaimana karakterisitik audience yang banyak mengasilkan konversi, dari mana datangnya, dengan ad copy seperti apa, apakah mereka melakukan pembelian ulang setelah produk yang dipakainya habis, apakah dia merekomendasikan kepada yang lainnya..., dst, dst..

Oleh karena itu, perlu dipikirkan dengan berbagai uraian di poin 2 ini, maka munculah poin ke 3.

3. Melupakan Branding dan Sibuk dengan Hal Teknis

Dengan lupanya branding, akan semakin terus kita berkutat di poin 2, kita akan terus mencari tahu bagaimana caranya supaya iklan murah, bagaimana caranya membuat akun klonengan, bagaimana caranya bla bla bla, dll. Kita harus memahami bagaimana branding itu terbentuk, bagaimana tetap terus ada penjualan walau kita tidak beriklan, bagaimana calon customer yang dulu sudah pernah memakai produk kita dan habis masa pakainya teringat kembali akan brand kita, bagaimana kita me-remind customer akan reaksi mereka memakai produk kita, apa yang membuat brand anda unique dari yang lain, alasan apa yang menyebabkan calon customer harus membeli produk Anda daripada ke yang lian, bagaimana kita menyajikan konten yang membuat mereka senang dan bersedia dengan senang hati mereka share ke lainnya, bagaimana kita menjadikan audience bagian dari brand kita. dll, penting terkait branding, kita harus mulai mengaplikasikan hal ini ke bisnis kita sejak dini.

Artikel-artikel seputar branding dapat dibaca di Facebook Branding.

Semoga bermanfaat utnuk memulai menatap persaingan indah di tahun 2015!